KUDUS, ZONANEWS.ID – Aliran Sungai Pesantren yang berada di Desa Kedungdowo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus sudah beberapa hari penuh dengan sampah. Sumbatan sambah membuat aliran sungai yang berada di bawah jembatan tersebut tersendat.
Dari pantauan zonanews.id di lokasi pagi tadi, puluhan petugas terlihat saling bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah. Petugas cukup dibuat kewalahan karena banyaknya samapah yang memenuhi sungai.
Kepala UPT Pengairan Wilayah 1 pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kudus, Saifuddin Zuhri mengatakan bahwa pembersihan sungai tidak bisa dilakukan dengan bantuan excavator. Sebab, di lokasi tersebut banyak kabel-kabel listrik yang bergantungan dan dirasa berbahaya.
“Untuk itu kita bersihkan secara manual. Karena pakai excavator tidak bisa, ini kita pakai crane untuk mengangkat sampah dari bawah,” ungkap Zuhri kepada zonanews.id pagi tadi, Senin, 14 November 2022.
Total, menurut Zuhri ada sekitar 40 orang yang saling membantu membersihkan. Terdiri dari petugas PUPR Kudus 14 orang dan dibantu 25 orang petugas dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Jawa Tengah.
Lebih lanjut, Zuhri mengungkapkan penyumbatan aliran sungai sudah terjadi beberapa hari lalu. Penyebab pastinya karena intensitas hujan yang cukup tinggi, ditambah sampah-sampah yang ikut terbawa arus.
