Pemilik Bordir Kudus Dahlia, Sa’dah mengungkapkan, saat pandemi covid-19 dampak pandemi sangat terasa. Minimnya acara yang diselenggarakan, pesanan bordir turun drastis.
Terlebih menurut Sa’adah, bordir dari butik Dahlia tidak bisa dipesan secara daring. Pembeli hanya bisa datang ke butik untuk membeli barang yang diinginkan.
Ditambah pembuatan bordir di Dahlia membutuhkan waktu cukup lama. Paling cepat bisa selesai dalam 2 minggu dan paling lama bisa sampai satu bulan.
“Jadi waktu pandemi kemarin, dampaknya sangat terasa,” ucapnya.
Meski demikian, saat ini Sa’adah sudah merasa lega karena pesanan bordir sudah kembali stabil. Apalagi dengan kedatangan Puan Maharani, bordir Kudus bisa lebih dikenal masyarakat Indonesia hingga dunia.
“Tadi beliau (Puan Maharani) membeli banyak, ada rompi ada kerudung,” kata Sa’adah.
Ia pun berharap, bordir Kudus dari Dahlia bisa terus dikenal banyak orang. Sehingga bordir Kudus mendunia.***
