“Apa yang kami lakukan sore hari ini adalah terinspirasi pesan dari orang tua kami. Beliau berharap perusahaan harus tetap hidup agar dapat memberikan manfaat. Pesan itu selaras dengan ajaran Nabi Muhammad SAW bahwa sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesamanya,” ujar Yusuf dalam sambutannya.
Dalam kesempatan tersebut, Yusuf juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tetap semangat menuntut ilmu dan tidak merasa rendah diri.
Ia mencontohkan sejumlah tokoh besar dalam sejarah Islam yang juga tumbuh sebagai anak yatim, seperti Muhammad, Imam Syafii, Ahmad ibn Hanbal, dan Imam Bukhari.
Sementara itu, Bupati Kudus, Samani Intakoris, yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi atas kepedulian perusahaan terhadap anak-anak yatim.
Ia menilai kegiatan tersebut merupakan perbuatan mulia yang sejalan dengan ajaran dalam Al-Quran serta memberikan dampak positif bagi masyarakat.
”Jadi atas nama Pemerintah Kabupaten Kudus, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Sukun Wartono Indonesia. Ini menjadi inspirasi kita bersama untuk memberikan sedekah kepada anak yatim,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Kudus juga menilai program santunan ini turut membantu mengurangi kemiskinan serta mendukung upaya penanganan stunting dengan membuka kesempatan bagi anak-anak yatim untuk melanjutkan pendidikan.
Samani berharap kolaborasi antara pemerintah daerah dan PT Sukun dapat terus diperkuat agar berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat dapat terus berlanjut di masa mendatang. ***
