ZONANEWS.ID – Beberapa waktu lalu ramai produsen minuman kekinian melayangkan somasi pada konsumen yang menyebut minuman mereka terlalu manis.
Hal ini mengundang banyak kritikan netizen dan berbagai pihak tentang langkah yang dilakukan produsen minuman manis tersebut.
Terlebih dalam kemasan minuman tersebut tak mencantumkan informasi kadar gula yang digunakan.
Hal ini disebut sangat memperihatinkan mengingat Indonesia menjadi negara dengan penderita diabetes tinggi.
International Diabetes Federation (IDF) melalui IDF Diabetes Atlas 2021 merilis data bahwa tercatat ada 537 juta orang dewasa (20 – 79 tahun) di seluruh dunia hidup dengan diabetes.
Indonesia sendiri berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta. Jika jumlah penduduk sebesar 179,72 juta, ini berarti prevalensi diabetes di Indonesia sebesar 10,6 persen.
Hal ini menjadi sorotan anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo angkat bicara soal kadar gula berlebih dalam minuman kekinian yang menjadi sorotan berbagai pihak beberapa hari terakhir.
Bahkan sang produsen minuman tersebut sampai melakukan somasi kepada pengguna Twitter yang dinilai menjelek-jelekkan salah satu varian produknya.
Menurutnya sudah semestinya ada kontrol serta pengawasan yang ketat terhadap makanan dan minuman siap saji yang mengandung gula.
“Ingat loh, Indonesia saat ini juara dunia nomor lima jumlah penderita diabetes. Kondisi ini harus dijadikan warning untuk menyelamatkan anak bangsa dari berbagai penyakit akibat kebanyakan mengkonsumsi gula serta makanan dengan kadar gula tinggi,” kata Rahmad pada Selasa, 27 September 2022.
