“Total kami amankan sebanyak delapan orang remaja, tiga di antaranya perempuan,” sebut AKP Imam Soekirno.
Lanjutnya, ke delapan remaja tersebut diberikan pembinaan dengan menghadirkan orangtua/wali, Kepala Desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi.
Pihaknya pun menegaskan akan merespons cepat terhadap setiap laporan dari masyarakat terkait adanya gangguan Kamtibmas.
“Partisipasi masyarakat sangat membantu, dan agar segera menginformasikan kepada kami jika melihat potensi-potensi yang dinilai adanya gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing,” tandasnya.***
