
Sementara itu, RT 2 RW 6 membawa tema petani dan penggembala domba. Tema tersebut menjadi salah satu gambaran kehidupan masyarakat pedesaan yang ditampilkan melalui kreativitas peserta.
Tidak hanya dari lingkungan RT, sejumlah sekolah juga membawa tema masing-masing. SD 1 Jati Kulon mengangkat kehidupan masyarakat Desa Jati Kulon, SD 2 Jati Kulon mengangkat kehidupan desa, sedangkan SD 3 Jati Kulon menampilkan kesenian dan tradisi.
Beragam kostum profesi lainnya turut menghiasi karnaval. Peserta tampil sebagai tokoh agama, dokter, perawat, polisi hingga TNI.
Untuk menjaga objektivitas perlombaan, panitia menghadirkan juri dari luar wilayah Jati. Penilaian dilakukan untuk menentukan peserta terbaik berdasarkan kreativitas dan penampilan.
“Juri kami ambil dari luar Jati supaya penilaian lebih netral dan juara benar-benar berdasarkan hasil perlombaan,” jelas Santoso.
Sementara itu, panitia juga menyiapkan hadiah untuk juara pertama, kedua, ketiga serta juara harapan satu, dua dan tiga.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menunjukkan kreativitas masyarakat Desa Jati Kulon dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.***
