Persiku Gagal Raih Kemenangan Usai Gol Kontroversi Dibalas Nusantara United di Perpanjangan Waktu

Pemain Persiku Kudus, Ronny Maza menggiring bola saat bermain melawan Nusantara United FC yang berlangsung di Stadion Wergu Wetan Kudus pada Sabtu, 9 November 2024. (ZONANEWS.ID)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Memulai putaran kedua grup B Liga 2 2024/2025, Persiku Kudus gagal meraih kemenangan saat menjamu Nusantara United FC di Stadion Wergu Wetan Kudus pada Sabtu, 9 November 2024.

Hal itu dipicu setelah perdebatan panjang mengenai gol Persiku pada menit ke-86 yang dicetak oleh Ronny Maza.

Saat itu, para pemain Persiku meyakini bahwa bola telah melewati garis gawang Nusantara United FC yang dijaga oleh Rakasurya.

Bacaan Lainnya

Namun pemain Nusantara FC nomor punggung 30, Oky menyundul bola dari dalam gawang sehingga sekilas bola belum melewati garis.

Di waktu bersamaan, hakim garis juga tidak langsung mengangkat bendera sebagai tanda bahwa bola memang sudah melewati garis.

Apa yang dilakukan hakim garis itu pun sontak mendapat protes dari pemain Persiku, sebab mereka yakin jika bola sudah masuk gawang.

Meski begitu, wasit langsung meniup peluit sebagai tanda bahwa Persiku memang berhasil mencetak gol.

Hal inilah yang kemudian menjadi kontroversi antara pemain hingga tim pelatih Nusantara United. Tim dengan julukan Macan Dahan Borneo merasa tidak terima karena wasit memutuskan itu sebagai gol, karena hakim garis sendiri tidak mengangkat bendera.

Perdebatan panjang pun tidak terhindarkan, bahkan protes berlangsung lebih dari 15 menit. Hingga akhirnya kedua tim sama-sama menerima bahwa apa yang terjadi di menit ke-86 merupakan sebuah gol.

Setelah itu, wasit kembali melanjutkan permainan dengan tambahan waktu 12 menit.

Di tengah waktu yang sudah petang dan kondisi stadion yang tidak ada lampu penerangan, kedua tim tetap berusaha untuk mencetak gol.

Tapi sayang, di detik-detik terakhir waktu selesai, kemenangan Persiku yang sudah di depan mata hancur ketika Nusantara United berhasil menyamakan kedudukan di menit 90+12 melalui pemainnya Oky Kharisma. Pertandingan pun selesai dengan skor imbang 1-1.

Menanggapi pertandingan yang berjalan panjang sore ini, Pelatih Kepala Persiku Kudus, Bonggo Pribadi tidak banyak berkomentar.

Dirinya cukup menyayangkan kemenangan yang sudah di depan mata harus sirna di detik-detik terakhir.

“Patut disayangkan, tapi dalam sepak bola hal seperti itu memang bisa saja terjadi,” kata Bonggo saat konferensi pers usai laga.

“Kami sudah melakukan apa saja, bertanding dalam keadaan gelap jadi apa saja bisa terjadi,” lanjutnya.

Bonggo juga tidak menyangka, jika tambahan waktu bisa berlangsung selama 12 menit, termasuk adanya protes yang cukup lama.