Sementara itu, Direktur PT. Nojorono Tobacco International Arief Goenadibrata menjelaskan rangkaian aksi penanaman pohon tabebuya yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kudus telah berlangsung sejak tahun lalu. Arief menyatakan telah menanam sekitar 3.900 an pohon dan akan dilakukan secara rutin.
“Ini merupakan salah satu tanggung jawab kami dalam pelestarian lingkungan, penghijauan, dan membuat Kudus makin cantik,” terangnya.
Dalam kesempatan itu, Penjabat Bupati Kudus juga menyerahkan Sertifikat Penghargaan Program Kampung Iklim (ProKlim) kepada 11 desa.
Terdiri dari Sertifikat penghargaan ProKlim kategori Utama untuk dua desa, Sertifikat penghargaan ProKlim kategori Madya untuk 8 desa, dan Sertifikat penghargaan ProKlim kategori Madya untuk satu desa.
Kepala Dinas PKPLH Kudus Abdul Halil menjelaskan Penyerahan Sertifikat Penghargaan ProKlim dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia untuk menambah luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik di Kabupaten Kudus.
Lebih lanjut, penghargaan sebagai apresiasi bagi masyarakat yang telah bergerak merawat lingkungan di wilayah setempat.
“Sertifikat itu bertujuan memberikan apresiasi kepada masyarakat di tingkat tapak yang sudah berkontribusi nyata dalam memperbaiki kualitas lingkungan hidup melalui Program Kampung Iklim,” terangnya.**
