Sebanyak 92 sekolah yang akan dilakukan perbaikan, terdiri dari 87 sekolah dasar (SD) dan 5 sekolah menengah pertama (SMP). Sekira 50-an sekolah dalam proses pengerjaan.
“Yang 30-an sekolah belum. Target kontrak terakhir bulan Juli sudah semua, dan paling maksimal september kita sudah selesai,” tambahnya.
Alokasi anggaran tiap sekolah berbeda-beda tergantung dari masing-masing kerusakan yang akan diperbaiki atau direhab, mulai dari Rp 90 juta hingga Rp 200 juta.
Lebih lanjut, Anggun mengungkapkan bahwa Kabupaten Kudus juga mendapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk rehab 37 SD dan 5 SMP. Nominal anggaran yang didapatkan sendiri total sekira Rp 25 miliar.
“Ini yang DAK sudah berjalan semua,” tuturnya. ***
