Perajin Tahu di Kudus Terancam Gulung Tikar

Proses pembuatan tahu di pabrik Tahu Desa Ploso RT 1/2. Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. (Elang)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Perajin tahu Kabupaten Kudus terancam gulung tikar akibat harga keledai yang terus mengalami kenaikan.

Kenaikan harga tahu di Kudus saat ini mencapai Rp 2.700 per kilogram. Hal ini menyebabkan penurunan produksi 30 persen dan berdampak kepada masyarakat kecil.

Agus Salim salah satu perajin tahu dari Desa Ploso, Kecamatan Jati, Kudus, mengatakan kenaikan kedelai dan BBM sangat berdampak pada produksi.

Bacaan Lainnya

Demi keberlangsungan, pihaknya memangkas jumlah produksi yang sehari bisa 6 kwintal sekarang hanya 4 kwintal.

“Setelah naiknya harga kedelai kita kehilangan omset sebesar 3 juta, akibat pengurangan produksi dan pasar tidak menerima kenaikan harga tahu yang mencapai Rp 3.000 per papan,” jelasnya pada Selasa, 27 September 2022.

Pasalnya, sebelum harga kedelai naik, pihaknya memproduksi sekitar 6 kwintal dengan omset kotor Rp 1,6 juta per kwintal.

Namun semenjak naiknya harga kedelai, terjadi pengurangan produksi hingga 2 kwintal, karena konsumen enggan membeli.

“Kurangnya produksi hingga 2 kwintal berarti kehilangan juga omset sekitar 3 juta,” ujar Agus.