Penyusunan Renja PD 2025, Pj Bupati Kudus Soroti Isu Pendidikan

Forum Perangkat Daerah dalam rangka penyusunan Renja PD (Rencana Kerja Perangkat Daerah) tahun 2025 yang berlangsung di Pusat Belajar Guru (PBG) Kudus pada Senin, 4 Maret 2024. (dok. Istimewa)

Sebagai penutup, Hasan menyinggung prestasi pendidikan vokasi di Kudus. Hal tersebut menurutnya sangat fundamental dan dapat menjadi referensi dalam upaya mencetak generasi masa depan yang berkualitas.

“Pendidikan vokasi di Kudus ini levelnya sudah mencapai tingkat nasional, hal ini menjadi pondasi penting dalam menjadikan sekolah sebagai referensi untuk mencetak generasi yang baik sejak dini,” ucapnya.

Mengamini pernyataan Pj bupati, Pj Sekda Kabupaten Kudus Revlisianto Subekti juga menyoroti kualitas pendidikan yang ada di Kudus. Dirinya mengimbau agar sekolah-sekolah negeri dapat bersaing dengan sekolah swasta dengan merumuskan program kegiatan sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Bacaan Lainnya

“Kualitas pendidikan memang menjadi fokus utama kita, sekolah negeri perlu merumuskan program kegiatan yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya agar dapat bersaing dengan sekolah swasta,” imbaunya.

Revlisianto juga mengungkapkan, pada tahun 2023 terdapat 15 indikator dengan 8 indikator menjadi fokus utama yang beberapa di antaranya belum mencapai target. Salah satu indikator yang belum memenuhi target adalah angka partisipasi sekolah SD dan SMP. Dirinya berharap perhatian khusus dapat diberikan terhadap indikator yang belum tercapai, dengan harapan semua target pada tahun 2024 dapat terpenuhi.

“Ada 15 indikator dengan 8 di antaranya sebagai fokus utama. Tapi beberapa di antaranya belum mencapai target pada tahun 2023, termasuk angka partisipasi sekolah SD dan SMP. Kami berharap perhatian khusus dapat diberikan kepada indikator yang belum tercapai, agar semua target pada tahun 2024 dapat terpenuhi.” sebutnya.**