“Kita ajak bareng, kompak, harmonis, tahu situasi yang sebenarnya. Jangan sampai kondisi seperti ini menjadi permasalahan,” sambungnya.
Meski demikian, Pemkab bersama KONI Kudus tetap berupaya memberikan dukungan kepada para atlet hingga ofisial yang ikut serta di Porprov Jateng XVI.
Hartopo pun menghimbau, kepada semua pihak untuk menjaga kekompakan dan keharmonisan serta sportivitas. Sebagai tuan rumah penyelenggaraan, diharapkan bisa melayani tamu dengan baik.
“Sehingga penyelenggaraan ini bisa sukses,” tegas Hartopo.
Di samping itu, Juru Bicara KONI Kabupaten Kudus Yusuf Istanto mengungkapkan, ada sekitar 400 atlet dan 100 ofisial yang ikut andil di Porprov kali ini. Dengan kondisi keuangan yang kekurangan, KONI tetap memberikan dukungan kepada kontingen Kudus berupa jersei, topi, dan uang saku.
Meski demikian, KONI Kudus dikatakan Yusuf akan berupaya memberikan bonus kepada atlet yang berprestasi nantinya. Walaupun, nominal bonus belum bisa dipastikan.
“Memang dari KONI tidak berani berapa bonus yang diusulkan, tapi bonus tetap diajukan ke DPRD untuk disetujui,” katanya.
Di samping itu, pihaknya juga memahami bahwa ada rasa kekecewaan yang dirasakan para atlet serta ofisial. Namun tetap, dengan keterbatasan yang ada, semua diharapkan bisa memberikan yang terbaik untuk Kudus.
Terlebih target kontingen Kudus di Porprov 2023 adalah meraih 63 emas, 63 perak, 62 perunggu dengan mengikuti 42 cabang olahraga.***
