Komunikasi itu dilakukan sebagai upaya Pemkab membantu para pedagang Pasar Babe yang rata-rata mengambil pinjaman atau kepentingan lainnya dengan dua bank tersebut.
“Akan kita koordinasikan dengan BRI dan Bank Pasar untuk memberi keringanan (kepada pedagang Pasar Babe) karena mereka tidak bisa berjualan lagi,” ujar Hasan.
Hasan melanjutkan, rencana lain yang akan dilakukan Pemkab Kudus pasca-kebakaran Pasar Babe adalah dengan melakukan renovasi.
Pj Bupati Kudus belum mengetahui secara pasti jumlah anggaran yang akan digunakan untuk merenovasi Pasar Babe. Prinsipnya, Pemkab akan berupaya maksimal agar para pedagang bisa kembali berjualan lagi dengan layak.
Dengan peristiwa kebakaran yang menghanguskan Pasar Babe hari ini, diharapkan mampu menjadi peringatan bagi pasar-pasar lainnya di Kudus untuk lebih waspada dengan segala kemungkinan yang menjadi pemicu kebakaran.
Terlebih sampai saat ini, penyebab kebakaran di Pasar Babe belum diketahui apa pemicunya.
“Jadi kepada pasar lain, termasuk yang akan direvitalisasi tahun ini, bukan hanya revitalisasi semata tapi juga harus dicek kondisinya,” tegas Hasan.
Untuk dikrtahui, peristiwa kebakaran menghanguskan ratusan kios pedagang di Pasar Babe Kudus sekitar pukul 00.30 WIB. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersbeut, namun kerugikan ditaksir lebih dari Rp 1 miliar. ***
