Selain itu, Hasan Chabibie juga menjadi pengasuh pesantren Baitul Hikmah di Depok, Jawa Tengah, serta mendukung ratusan komunitas santri di berbagai kawasan di Indonesia. Ia sering berkunjung ke berbagai kiai dan habaib, serta mendukung program-program komunitas santri.
Kemudian, pada awal Januari 2024, Hasan Chabibie mendapat amanah sebagai Penjabat Bupati Kudus. Dalam kiprahnya, Hasan Chabibie menyiapkan berbagai startegi untuk pengembangan sumber daya, pendidikan, ekonomi dan investasi di kota Kudus.
Di Kudus, Hasan Chabibie mengusung tagline ‘Merdeka Bekerja’ untuk mendukung peningkatan kinerja birokrasi pemerintahan di Kabupaten Kudus, serta mendorong kolaborasi dengan pelbagai pihak.
Dirinya memiliki keinginan menjadikan Kudus yang sudah baik, menjadi lebih baik lagi. Dengan program-program strategis yang disiapkannya bersama pihak-pihak terkait.
“Semoga masyarakat Kudus menjadi lebih sejahtera, pendidikannya yang sudah baik menjadi lebih baik lagi. Juga, di sektor kesehatan, tenaga kerja, investasi hingga kebudayaan, yang sudah baik menjadi lebih baik lagi,” harap Hasan Chabibie.
Lebih lanjut, Hasan Chabibie diektahui mengawali pendidikan S-1 di Universitas Diponegoro Semarang, S-2 di Universitas Indonesia, serta doktoral di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Selain menjadi Penjabat Bupati Kudus, Hasan Chabibie sekarang ini menjabat sebagai Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbudristek.
Dalam perjalanan karirnya, sosok teknokrat santri ini dikenal sebagai pemimpin yang suka berdiskusi sekaligus berdialog dengan publik.
Ia juga pribadi punya kapasitas komunikasi publik sangat baik, serta berkonsentrasi pada pengkaderan di berbagai organisasi. Hasan Chabibie telah menulis beberapa buku, di antaranya: Digital Leadership (2022), serta Kepemimpinan berbasis Data (2023).***
