Ia menjelaskan, sebelum adanya pasar kuliner ini, tanah desa tersebut dimanfaatkan sebagai taman bunga celosia. Namun, karena taman bunga tersebut tidak ada perkembangan, akhirnya diubah menjadi pusat kuliner untuk masyarakat.
“Semoga dengan adanya pusat kuliner ini mampu membantu menambah perekonomian warga Desa Jati Kulon,” ungkapnya.
Dia menyebutkan, pasar kuliner ini mulai diresmikan pada tanggal 31 Desember 2023. Total ada 24 kios yang semuanya menjual kuliner.
“Meski baru berjalan sebentar, tapi antusias masyarakat sangat tinggi. Perkembangannya bagus sampai sekarang, mudah-mudahan bisa semakin besar untuk membantu perekonomian masyarakat,” pungkasnya. ***
