Ia bahkan menceritakan pengalaman unik saat pertama kali melihat almarhum di sebuah acara reuni.
“Beliau beli di stand bazar, lalu tetap minta kembalian dengan proper. Buat saya itu lucu tapi menunjukkan prinsip beliau,” ujarnya.
Haryanto berharap akan semakin banyak tokoh seperti Michael yang berkontribusi besar tanpa banyak sorotan.
“Mungkin perlu diperbanyak tokoh-tokoh seperti Pak Bambang yang bisa membangun tanpa banyak tersuara,” pesannya.
Duka mendalam juga dirasakan para karyawan PT. Djarum. Salah satunya Sri Rahayu, karyawan Sigaret Kretek Tangan (SKT) Terban yang datang sejak pukul 08.00 WIB.
“Kita merasa kehilangan sekali karena Pak Bambang sangat berjasa, memberi lapangan kerja bagi banyak orang. Jasanya banyak sekali bagi kita,” ucapnya.
Hal senada disampaikan Aning Windarti, karyawan yang telah bekerja selama 23 tahun di Djarum.
“Menurut saya Pak Bambang itu tipe yang baik dan bisa jadi teladan buat kita semua. Beliau pekerja keras,” ungkapnya.
Kepergian Michael Bambang Hartono meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga dan kerabat, tetapi juga bagi ribuan karyawan serta masyarakat yang merasakan langsung kebaikan dan kontribusinya selama hidup.***
