JAKARTA, ZONANEWS.ID – Ketua Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), Syamsi Hari, menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalisme asesor kompetensi di seluruh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), khususnya di lingkungan LSP HATSINDO INDONESIA TEKNIK.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Pelatihan Recognition Current Competency (RCC) Asesor Kompetensi Batch 2 yang digelar di Jakarta pada 15–17 Juli 2025.
Dalam arahannya, Syamsi Hari menyoroti perlunya revitalisasi peran asesor dalam sistem sertifikasi nasional. Ia mengungkapkan dua strategi utama yang sedang digalakkan BNSP.
Pertama, BNSP membuka kesempatan bagi pengelola LSP untuk mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan LSP secara tatap muka, yang dapat diajukan secara resmi oleh masing-masing lembaga.
“Bimtek tersebut akan difasilitasi langsung oleh narasumber dari BNSP dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pengelola LSP terhadap regulasi serta memperkuat kapasitas manajerial lembaga dalam menjalankan fungsi sertifikasi yang kredibel dan akuntabel,” katanya.
Strategi kedua yang ditekankan Syamsi Hari adalah pentingnya kegiatan penyamaan persepsi di kalangan asesor kompetensi.
“Berdasarkan hasil evaluasi lapangan, masih ditemukan sejumlah asesor yang belum maksimal dalam menyusun Materi Uji Kompetensi (MUK) serta pelaporan asesmen,” tambahnya.
Untuk mengatasi hal ini, BNSP bersama LSP HATSINDO akan menyelenggarakan forum Penyamaan Persepsi secara daring yang melibatkan seluruh asesor aktif.
Ketua LSP HATSINDO INDONESIA TEKNIK, Anita Indriyati, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari BNSP. Ia menegaskan bahwa pelatihan RCC ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penting untuk membangun kembali integritas, konsistensi, dan kualitas layanan asesmen di lingkungan LSP HATSINDO.
Anita juga menyampaikan komitmen lembaganya untuk terus menjalin kolaborasi strategis dengan BNSP demi menciptakan sistem sertifikasi yang berdaya saing tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
“profesionalisme asesor merupakan fondasi utama dalam menjamin mutu hasil sertifikasi,” tandasnya.
Pelatihan RCC Batch 2 ini mendapat sambutan positif dari para asesor yang hadir. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menyeluruh untuk menyegarkan kembali kompetensi, semangat, dan komitmen profesionalisme dalam mendukung agenda pembangunan sumber daya manusia unggul di Indonesia. (J05/A01)
