Pekan Raya Kudus 2026 Bakal Hadirkan Kuliner hingga Hiburan Band Lokal, Digelar Sepekan di Simpang Tujuh

Pedagang UMKM tengah bersiap menggelar lapak Pekan Raya Kudus di Alun-alun Simpang Tujuh. (Foto: Ayu Devi/Zonanews.Id)

Rangkaian Pekan Raya Kudus ditutup pada 5 Oktober dengan pentas seni pelajar dan penampilan Fahmi Fahrezi.

Panitia juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk ikut meramaikan event melalui lomba konten kreator. Detail teknis perlombaan akan disampaikan lebih lanjut oleh panitia.

“Terkait lomba konten kreator bisa diikuti para pengunjung. Untuk teknisnya menyusul,” kata Galang.

Bacaan Lainnya

Tidak berhenti pada hiburan musik, Pekan Raya Kudus juga bakal menampilkan talenta pelajar daerah. Anak-anak Kudus yang sebelumnya pernah mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Nasional (FLSN) akan diberi kesempatan tampil di panggung.

Selain menjadi ruang ekspresi, penampilan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi bagi para pelajar yang telah mengikuti ajang seni tersebut.

“Nanti ada pentas seni dari anak-anak Kudus yang pernah ikut FLSN. Yang tampil nanti akan mendapatkan reward,” ungkapnya.

Suasana malam di kawasan Simpang Tujuh juga akan dibuat semakin semarak dengan pemasangan sekitar 250 lampion. Ornamen tersebut akan menghiasi area Pekan Raya Kudus selama event berlangsung.

Galang memastikan kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran pemerintah daerah. Menurutnya, seluruh biaya penyelenggaraan Pekan Raya Kudus berasal dari pihak swasta.

“Ini murni non-APBD. Seluruh pembiayaan event ini kami tanggung sepenuhnya dari pihak penyelenggara,” tegasnya.

Koordinasi dengan sejumlah pihak dan dinas terkait telah dilakukan sebelum kegiatan digelar. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung kelancaran pelaksanaan Pekan Raya Kudus.

Melalui kegiatan ini, panitia ingin mempertemukan masyarakat dengan para pedagang event yang selama ini berpindah-pindah mengikuti berbagai kegiatan di sejumlah daerah.

“Kami ingin memberikan ruang bagi pedagang sekaligus menghadirkan hiburan untuk masyarakat Kudus,” pungkas Galang Witantra.***