“Istri Pak Harwono juga sakit dan harus segera dirawat di rumah sakit. Kami akan tanggung biaya obat-obatan dan lainnya,” terangnya.
Pihaknya menjelaskan, konstruksi rumah Harwono memang rawan roboh. Menurutnya, kerangka rumah tidak kuat dan terlihat tidak direncanakan dengan baik. Oleh karena itu, pihaknya meminta agar renovasi rumah yang segera dilakukan harus benar-benar dirancang agar tak mudah ambruk.
“Memang terlihat kalau rumahnya rawan roboh. Jadi kami minta nanti konstruksi bangunannya dirancang dengan baik,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Baznas Kudus Noor Badi menjelaskan telah digandeng Bupati Kudus untuk bantuan sosial yang sifatnya insidental. Seperti kejadian rumah ambruk di Tumpangkrasak maupun kebakaran di Loram Wetan.
“Kami bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Kudus untuk membantu korban bencana, terutama bagi warga kurang mampu,” paparnya.***
