Atas kasus pencurian tersebut, pihaknya kemudian melaporkannya kepada Polsek Gebog.
Sementara itu korban lainnya, Agus Priyono mengaku kaget ketika rumahnya dibobol kawanan pencuri.
Agus, baru mengetahui rumahnya kemalingan sekitar pukul 14.30 WIB, kemarin. Hal itu disebabkan pintu rumahnya saat ia ingin masuk sudah dalam kondisi terbuka.
“Dari rekaman cctv pelaku datang pukul 10.17 WIB, motor mereka di parkir di timur rumah saya dan mereka memanjat tembok samping rumah. Dua kamar diobrak-abrik,” kata dia.
Kemudian, usai mengobrak-abrik dua kamar, pencuri ke luar dari rumah sekitar pukul 10.25 WIB dari bukti cctv yang ada. Dengan waktu delapan menit kawanan perampok berhasil menggasak harta benda miliknya.
“Barang yang diambil satu laptop Mac Book, dua hp Iphone, dan uang Rp 3 juta. Total puluhan juta,” jelasnya.
Sementara itu, saat di lokasi, Polsek Gebog sedang meminta keterangan Agus dan para tetangga korban pada pukul 16.00. Sedangkan di rumah Huda polisi telah mengindentifikasi lokasi pada siang harinya.
Kapolsek Gebog AKP Danail Arifin saat di lokasi membenarkan adanya perampokan di dua lokasi tersebut. Saat ini tengah dilakukan proses identifikasi oleh tim inafis. Untuk total kerugian barang yang dicuri masih dalam penyelidikan.
“Kami berupaya melakukan penyelidikan cctv, memeriksa saksi-saksi, semoga kasus ini bisa cepat terungkap,” tambahnya.
Dari kejadian tersebut, kedua korban warga Desa Karangmalang yang mengalami perampok diperkirakan mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. ***
