Pantau Pemungutan Suara di TPS Rawan Bencana hingga Panti Sosial, Pj Bupati : Pemilu di Kudus Lancar

Pj Bupati Kudus Muhammad hasan Chabibie bersama rombongan saat tiba di TPS nomor 21, Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Rabu, 14 Februari 2024. (NILA)

KUDUS, ZONANEWS.ID — Penjabat (Pj) Bupati Kudus Muhammad Hasan Chabibie meninjau sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kabupaten Kudus dalam Pemilihan Umum (Pemilu) yang berlangsung pada hari ini, Rabu, 14 Februari 2024.

Mengawali kegiatan dengan melakukan pencoblosan di TPS nomor 21 Desa Jepangpakis, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, rombongan Pj Bupati Kudus melanjutkan pemantauan proses pemungutan suara untuk memilih pasangan presiden-wakil hingga anggota legislatif di sejumlah lokasi.

Hasan menjelaskan, setelah selesai memberikan hak pilihnya, ia memantau berlangsungnya Pemilu di Kudus melalui udara menggunakan helikopter milik PT Pura.

Bacaan Lainnya

Setelah itu, pihaknya melanjutkan perjalanan dengan mengunjungi TPS rawan bencana yang ada di Desa Setrokalangan, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

“Alhamdulillah di sana (Setrokalangan) gak kena banjir, sehingga teman-teman bisa menggunakan hak pilihnya dengan baik,” kata Hasan.

Kemudian, Pj Bupati Kudus juga melakukan pemantauan proses pemungutan suara di rumah tahanan (Rutan) Klas IIB Kudus. Pihaknya yakin, seratus persen tahanan di Rutan Kudus memberikan hak pilihnya.

Setelah itu, Hasan bersama rombongan melanjutkan pemantauan ke Panti Sosial Muria Raya yang berlokasi di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Total ada 17 orang disabilitas mental yang menggunakan hak pilihnya dalam pesta demokrasi yang berlangsung di panti sosial tersebut.

“Alhamdulillah, teman-teman petugas di Setrokalangan, Rutan, dan di sini (Panti Sosial Muria Raya) semuanya siap menyelenggarakan Pemilu,” katanya.

“Saya lihat secara umum, Pemilu di Kabupaten Kudus berjalan dengan lancar, tidak ada masalah. Antusiasme masyarakat juga tinggi, saya kira ini menunjukkan pesta demokrasi berjalan dengan baik di Kabupaten Kudus,” jelas Hasan melanjutkan.

Seorang disabilitas mental (berbaju batik coklat) sedang memberikan hak pilihnya dengan dibantu oleh anggota KPPS yang berlangsung di Panti Sosial Muria Raya, Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Rabu, 14 Februari 2024. (NILA)