KUDUS, ZONANEWS.ID – Sejumlah wilayah di Indonesia saat ini masih mengalami musim kemarau termasuk Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kondisi ini pun dikhawatirkan akan berpengaruh terhadap ketersediaan pakan ternak di sejumlah tempat.
Namun, kondisi di lapangan ternyata tidak menampakkan kekhawatiran tersebut. Musim kemarau di Kabupaten Kudus dirasa tidak begitu berpengaruh pada ketersediaan pakan ternak.
Hal itu pun dirasakan pula oleh Mualimin (50 tahun), warga Desa Mejobo, Kecamatan Mejobo, Kudus yang merupakan peternak kambing dan domba. Menurutnya, musim kemarau ini, pihaknya tidak kesulitan mendapatkan pakan ternak khususnya untuk kambing dan domba.
“Meski musim kemarau, pakan di sini melimpah. Karena rawa-rawa kan surut, itu malah ditumbuhi rumput dan kangkung. Jadi peternak di sini tidak kesulitan mencari pakan,” terang Mualimin saat ditemui di kediamannya, Kamis 10 Agustus 2022.
Lebih lanjut, Mualimin mengatakan kalau musim kemarau justru tidak ada penyakit yang menyerang hewan ternaknya. Pertumbuhan anak kambing bahkan dinilainya malah sangat bagus.
“Pertumbuhan untuk penggemukan kambing sangat bagus di musim kemarau karena dengan musim kemarau kan suhunya panas, kambing jadi haus dan minumnya banyak. Berbanding terbalik saat musim hujan,” tandasnya.
Terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang sedang marak di beberapa daerah, pihaknya mengaku tidak khawatir karena di Kudus tergolong minim.
“Khususnya pada kambing dan domba itu kalau ada ciri-ciri kena PMK, kita kasih alkohol langsung sembuh. Kalau musim kemarau seperti ini, malah biasanya penyakit kulit atau gudig yang kerap menyerang,” jelas Mualimin.
