“Kegiatan pembinaan seperti ini tetap kami kawal. Tugas kami memastikan kondisi aula dan seluruh peserta tetap aman, tertib, dan kondusif. Kami lakukan kontrol dan pemantauan langsung agar kegiatan positif ini bisa berjalan lancar,” ujar Andi.
Lebih lanjut, Andi menyebut musik dapat menjadi salah satu sarana pembinaan yang efektif sekaligus mendukung upaya menjaga stabilitas keamanan di dalam Rutan.
Melalui kegiatan bersama, warga binaan memiliki ruang untuk menyalurkan minat dan bakat secara positif. Aktivitas tersebut juga menjadi bagian dari deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
“Dengan adanya kegiatan musik bersama seperti ini, warga binaan memiliki wadah untuk menyalurkan bakat secara positif. Ini juga merupakan langkah deteksi dini, karena dengan kegiatan positif, potensi gangguan kamtib bisa kita minimalisir,” tutupnya.
Kegiatan kolaborasi musikal tersebut berlangsung sederhana dan penuh keakraban. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama yang melibatkan siswa MTsN 1 Kudus, warga binaan, dan petugas Rutan.
Melalui kegiatan ini, pembinaan diharapkan tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan kreativitas dan membangun semangat positif. ***
