Musikalisasi hingga Bedah Buku, Safari Literasi Gol A Gong Siap Sihir Warga Kudus pada Agustus 2026

Perpusda Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Selain menyasar kalangan pelajar, Arpusda juga mengajak para guru, pekerja seni, budayawan, hingga komunitas literasi untuk terlibat aktif dalam seluruh rangkaian acara.

Keterlibatan lintas elemen masyarakat diharapkan mampu memperluas dampak gerakan literasi di Kabupaten Kudus.

Mutrikah menilai pembiasaan membaca perlu ditanamkan sejak usia dini melalui lingkungan pendidikan. Oleh karena itu, sekolah menjadi salah satu mitra penting dalam membangun budaya literasi yang berkelanjutan.

Bacaan Lainnya

“Menumbuhkan literasi sejak dini, bisa dimulai dari pendidikan, melibatkan pelajar dan guru terlibat langsung dalam kegiatan literasi,” katanya.

Lebih lanjut, kegiatan tahun ini mengusung konsep “Book and Beyond”, yang menempatkan buku bukan hanya sebagai sumber pengetahuan, melainkan juga sebagai sarana untuk mendorong seseorang mengembangkan potensi, kreativitas, dan kemampuan diri melampaui batas yang dimiliki sebelumnya.

Arpusda berharap safari literasi bersama Gol A Gong tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata.

Melalui rangkaian aktivitas yang melibatkan berbagai kalangan, perpustakaan diharapkan semakin berperan sebagai pusat kegiatan literasi dan ruang kolaborasi kreatif yang mampu melahirkan program-program berkelanjutan di masa mendatang.