Konsep City Tour yang disiapkan tidak hanya berpusat di kawasan Museum Kretek Garden. Wisatawan nantinya akan diajak mengenal sejumlah destinasi ikonik Kudus, salah satunya kawasan Menara Kudus dan Kauman.
“Kudus kan kaya. Salah satu City Tour yang kami rencanakan ada ikon Menara Kudus. Nanti akan kami komunikasikan agar turis bisa menikmati dan tahu tentang Menara Masjid dan budaya Kanjeng Sunan Kudus dengan peradaban di sekitarnya,” jelas Pujiharto.
Untuk meningkatkan kunjungan, manajemen juga menyiapkan agenda rutin setiap akhir pekan. Berbagai kegiatan akan dikembangkan, mulai dari kontes burung berkicau, pertunjukan musik hingga pagelaran seni dan budaya lokal.
Kemudian, wahana yang dipersiapkan agar lebih menarik pengunjung yakni komidi putar mobil boom boom car atau bumper car. Pujiharto mengatakan penambahan wahana tersebut diharapkan dapat memberikan pilihan hiburan yang lebih beragam bagi pengunjung.
“Kami berusaha melengkapi kawasan ini dengan permainan baru yang menarik konsumen. Langkah awal ini akan kami kebut sampai akhir tahun,” katanya.
Strategi lain yang disiapkan untuk menarik pengunjung yakni dengan tidak menerapkan tiket masuk kawasan secara umum. Pengelola akan mengoptimalkan pendapatan melalui fasilitas dan layanan yang tersedia, seperti waterpark, wahana permainan, serta layanan lainnya.
“Jadi nanti tiket masuk Portal itu kami gratiskan, untuk tiket nanti per vendor-vendor atau per wahana,” terangnya. ***
