Kehadiran Paus Fransiskus di Indonesia diharapkan dapat menjadi simbol perdamaian di tengah situasi sosial politik dan keagamaan yang masih terasa panas pasca kontestasi politik dalam Pemilu 2024.
“Kami berharap semua elemen bangsa sekarang fokus untuk kembali melakukan pencerahan, serta memupuk persaudaraan dan perdamaian antar semua komponen bangsa dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar KH Zaim.
Lebih lanjut, MP3I berharap kehadiran Paus Fransiskus akan memberikan dampak positif yang besar bagi keutuhan bangsa Indonesia.
“Semoga kehadiran beliau menjadi oase bagi perdamaian dan kedamaian yang kita rindukan bersama,” pungkas KH Zaim Ahmad Ma’shoem. (***)
