Sementara itu, salah satu orangtua yang melahirkan bayi di Tahun Kabisat, Fitria Novianti (27) menceritakan bahwa dirinya masuk ke Rumah Sakit Aisyiyah Kudus sekira pukul 02.00 dini hari tadi. Saat itu, dirinya sudah dalam kondisi pembukaan tiga.
“Melahirkan sekirtar jam 9 pagi tadi, ini anak saya yang kedua, jenis kelaminnya laki-laki,” katanya.
Proses lahiran yang bertepatan dengan Tahun Kabiset ini diakuinya tanpa perencaan. Bahkan, hari persalinan ini maju dari jadwal hari perkiraan lahir (hpl). Mulanya, jadwal hpl yakni tanggal 14 Maret. Kemudian, saat periksa lagi hpl maju di tanggal 5 Maret.
“Jadi melahirkannya ini maju lagi dari hpl,” ungkapnya.
Bayi yang baru Ia lahirkan ini merupakan anak yang kedua. Anak pertamanya sudah berusia enam tahun dan saat ini tengah duduk di bangkus SD kelas satu. Dibanding proses bersalin anak pertama, Fitria mengaku lahiran kedua ini cukup ekstra tenaga.
“Proses salinan lebih mudah pertama, soalnya berat badannya sudah beda, dulu 2,5 kilo (anak pertama), yang ini 3,1 kilo. Tapi pas mengandung tidak nyidam yang terlalu. Ada kemauan harus dituruti sekarang itu tidak, kalau mau ya mau tapi disemayani atau nanti bisa, ” ujarnya. ***
