Kapolresta Pati, Kombes Andhika menegaskan bahwa pihaknya terus berusaha keras untuk mengungkap kasus ini.
“Kami masih dalam proses penyelidikan intensif. Semua barang bukti sedang dianalisis dan kami melakukan pemeriksaan saksi-saksi untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut,” ujarnya.
Sebelumnya, Kasatreskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin menyebut bahwa penyebab kematiannya korban adalah akibat luka tusuk di jantung.
“Intinya ada luka tusuk di dada hingga tembus jantung. Akhirnya menyebabkan kematian. Identifikasi kepolisian sebelumnya ditemukan adanya ujung pisau patah di kamar mandi korban,” tandas Kasatreskrim Polresta Pati Kompol M Alfan Armin kemarin.
Masyarakat setempat berharap agar pihak kepolisian dapat segera menemukan pelaku dan memberikan keadilan bagi korban.
“Kami berharap pelaku segera tertangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku. Kejadian ini sangat meresahkan warga sekitar,” ungkap salah satu warga Randukuning.
Sementara itu, keluarga korban sangat terpukul dengan kejadian ini dan berharap pihak berwenang dapat segera mengungkap pelaku di balik pembunuhan keji tersebut.
“Kami sangat berharap polisi bisa segera menemukan pelakunya dan memberikan keadilan untuk Yulaikha,” ujar salah satu anggota keluarga korban.
Dengan upaya maksimal dari aparat kepolisian, diharapkan kasus ini segera terungkap dan memberikan rasa aman kembali kepada masyarakat Pati. Kombes Andhika mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan proses hukum kepada pihak yang berwenang. (***)
