Milad Ke-24, Lazismu Kudus Perkuat Pemberdayaan Umat Lewat Program Sosial dan Kenalkan Eco Sedekah

Memperingati Milad ke-24, Lembaga amil zakat, infak, dan sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kudus semakin memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kepedulian lingkungan. (Foto: Istimewa)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Memperingati Milad ke-24, Lembaga amil zakat, infak, dan sedekah Muhammadiyah (Lazismu) Kudus semakin memperkuat komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, dan kepedulian lingkungan.

Mengusung tema “Integrasi Menguatkan Dampak”, lembaga filantropi Muhammadiyah ini menjadikan momentum milad sebagai langkah memperluas manfaat bagi masyarakat.

Sejumlah kegiatan digelar untuk menyemarakkan milad, mulai dari syukuran internal, doa bersama, penyaluran Beasiswa Mentari dan Sang Surya, program pemenuhan gizi bagi anak yatim dan dhuafa, hingga penguatan sinergi dengan berbagai mitra strategis.

Bacaan Lainnya

Manajer Eksekutif Lazismu Kudus, Ravitri Harvian, mengatakan peringatan milad tahun ini tidak hanya berorientasi pada kegiatan seremonial, tetapi diarahkan untuk memperkuat program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Milad ke-24 kami selaraskan dengan panduan dari Lazismu Pusat, yakni mengedepankan program pemberdayaan dan kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ravitri, Sabtu, 4 Juli 2026.

Menurutnya, tema “Integrasi Menguatkan Dampak” menjadi semangat untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan (ZISKA) agar semakin profesional, transparan, dan tepat sasaran.

Salah satu inovasi yang diluncurkan dalam rangkaian milad adalah program “Sekolah Asri, Generasi Peduli” atau EcoSedekah. Program tersebut mengajak sekolah mengelola sampah yang memiliki nilai ekonomi untuk kemudian disalurkan menjadi sedekah.

Pelaksanaan perdana dilakukan bersama SMP Negeri 1 Mejobo dan diharapkan dapat menjadi model pendidikan karakter yang mengajarkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus menumbuhkan semangat berbagi sejak usia dini.