Meski Minim Murid, Disdikpora Kudus Ungkap Belum Ada Rencana Regrouping SD

SD 5 Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, hanya mendapatkan tiga murid baru pada SPMB tahun 2026/2027. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

“Di sini juga kekurangan guru, hanya ada enam guru dan satunya itu masih honorer karena memang kekurangan guru,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Disdikpora Kudus, Anggun Nugroho mengungkapkan bahwa belum ada rencana regrouping sekolah untuk tahun ini. Hal ini mempertimbangkan aspek sosial dari dampak regrouping tersebut.

“Kenyamanan itu tidak didapatkan ketika digabung, sehingga itu tetap dipertahankan, mudah mudahan stigma itu kan berangsur pudar. Sehingga di-regrouping pun tidak ada solusi, jadi dipertahankan,” tuturnya.

Bacaan Lainnya

Pihaknya menerangkan bahwa tidak semua murid nyaman dengan lingkungan baru. Dikhawatirkan, apabila nanti dipaksakan untuk bergabung kustru akan berdampak terhadap kenyamanan belajar anak.

“Kalau misalkan anaknya minder itu juga jadi masalah. Kita kan tidak bisa mendekte untuk bisa menerima murid ini itu, jadi itu yang jadi pertimbangan kami, termasuk yang di SD 5 Hadipolo itu,” ucapnya.

Dengan berbagai pertimbangan tersebut, Anggun menegaskan bahwa rencana regrouping sekolah tahun ini tidak ada, meski beberapa SD negeri hanya mendapatkan segelintir murid baru. ***