“Jadi waktu pendaftaran syaratnya adalah warga Kudus usia minimal 15, karena konsepnya mempersiapkan tenaga kerja, dilakukan sebelum memasuki angkatan kerja” jelasnya.
Selain mendapatkan ilmu, lanjut Evita, para peserta juga akan akan mendapatkan sertifikat bahwa telah selesai mengikuti pelatihan di BLK Kudus.
“Pun selama mengikuti pelatihan, peserta mendapatkan konsumsi dan alat tulis kantor (ATK),” tambahnya.
Menurut Evita, pelatihan kerja dengan menggunakan dana cukai sangat membantu terhadapat program BLK Kudus bagi masyarakay Kudus. Pelatihan-pelatihan yang dilangsungkan dirasa semakin variasi, sesuai dengan minat masyarakat dan sarana prasara yang dimiliki BLK Kudus.
Bahkan kata Evita, tiap tahun pelatihan kerja yang bersumber dari cukai selalu berbeda. Hal ini disesuaikan dengan tujuan penggunaan dana cukai yang berlaku.
Seperti tahun 2020 dan 2021, Pelatihan kerja di BLK melalui DBHCHT fokus untuk kesehatan dan pengamanan jaring sosial, sementara pada tahun 2022 fokus untuk perbaikan ekonomi.***
