Mal di Kudus Sambut Positif Penutupan TikTok Shop

Pembeli yang datang langsung ke Ramayana Store Kudus membeli produk yang diinginkan. (NILA)

“Jadi kita masih banyak di offline-nya. Setelah merambah ke online, kontribusinya sekitar satu persen dari omzet offline,” jelas Agung.

Sebab itu, untuk meningkatkan penjualan, berbagai promosi menarik selalu hadir di Mal Ramayana Kudus. Tidak terkecuali promosi di media sosial, terlebih soal diskon, produk baru, dan sebagainya. Disertai dengan pengumuman promo di dalam mal ketika banyak pengunjung datang.

“Kita (Ramayana) offline masih tetap ramai, Ramayana kan identik dengan promosi kelilingnya, tapi sekarang cukup berkurang promosi kelilingnya, kita lebih banyak promosi di sosial media, dan kita promosi di dalam mal saat banyak pengunjung,” jelasnya.

Bacaan Lainnya

Agung melanjutkan, Ramayana Store Kudus juga selalu mengadakan promosi di Shopee live setiap harinya. Khusus di hari Jumat, Sabtu, Minggu, promosi serta jualan online dilakukan di akun resmi Rmykudus, di mana banyak produk dengan promo menarik yang diberikan, mulai dari pukul 11.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB.

Di samping itu, salah satu pengunjung di Ramayana Kudus, Ivana menyambut positif ditutupnya Tiktok Shop. Sebab dengan begitu, tidak akan mematikan para pedagang offline.

“Sudah benar itu (penutupan TikTok Shop), jadi tidak mematikan pedagang offline,” katanya.***