Main Biliar Dikelilingi Vibes Stasiun KAI Era Kolonial, The Junction Mulai Dibuka

Main biliar dengan vibes stasiun KAI era kolonial di The Junction, Kabupaten Kudus. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Bangunan eks Stasiun Kereta Api Indonesia (KAI) di Kelurahan Wergu Kulon, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus kini mulai bertransformasi menjadi destinasi baru bernama The Junction.

Mengusung konsep revitalisasi bangunan bersejarah, tempat ini menghadirkan arena biliar dengan nuansa khas stasiun peninggalan kolonial Belanda yang memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung.

Pada Kamis malam, 18 Juni 2026, The Junction resmi menggelar soft launching arena biliarnya. pengunjung sudah dapat menikmati fasilitas bermain biliar yang dipadukan dengan suasana bangunan lama yang masih dipertahankan.

Bacaan Lainnya

Selama masa pembukaan, The Junction menawarkan promo tarif bermain yang terjangkau. Pengunjung dapat menikmati permainan biliar dengan harga mulai Rp 30 ribu per jam untuk meja reguler hingga akhir Juni 2026.

Owner The Junction, Leon Rudi Wisanto, mengatakan promo tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus mengajak masyarakat untuk mencoba fasilitas yang tersedia. Pihaknya juga menyediakan meja VIP yang lebih eksklusif.

“Untuk promo pertama, meja reguler atau Rasson kami tarifkan Rp 30 ribu per jam. Sedangkan meja VIP Brunswick hanya Rp 50 ribu per jam. Promo ini berlaku sampai akhir Juni,” ujarnya saat diwawancarai, Kamis malam, 18 Juni 2026.

Pada tahap soft opening, The Junction menyediakan dua jenis ruangan, yakni area reguler dengan 12 meja biliar merek Rasson dan ruang VIP yang dilengkapi delapan meja Brunswick.

Selain itu, disiapkan pula berbagai fasilitas pendukung seperti area yang nyaman, toilet, serta layanan minuman. Dalam waktu dekat, layanan makanan juga akan segera dihadirkan untuk melengkapi kebutuhan pengunjung.

Leon menambahkan, kehadiran The Junction tidak hanya ditujukan sebagai tempat hiburan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan olahraga biliar di Kudus. Terlebih, biliar menjadi salah satu olahraga berprestasi di Kota Kretek.