“Target saya kemarin bisa meraih Juara 1 di kedua kategori yang saya ikuti, tapi waktu di kelas -55 itu, saya kurang pemanasan dan kurang persiapan saja. Meski dapat Juara 3, gak masalah, saya senang,” ungkapnya.
Ia melanjutkan, sebelum mengikuti kejuaraan terakhir, tidak ada persiapan khusus yang dilakukannya. Rafael hanya tetap rutin melakukan latihan 4 kali dalam seminggu. Termasuk memperhatikan kondisi fisiknya, serta mengatur porsi makan agar berat badannya tetap terjaga.
Di sisi lain, Rafael mengungkapkan, ia pernah meraih prestasi di kejuaraan karate tingkat internasional pada tahun 2025 ini. Dalam kejuaraan internasional tersebut, Rafa mengenang lawannya yang paling berat berasal dari perwakilan India.
“Pernah dapat medali perak di kejuaraan tingkat internasional yang berlangsung tahun 2025 ini,” ungkapnya.
Di masa depan, Rafael bercita-cita bisa lolos menjadi atlet World Karate Federation (Federasi Karate Dunia), ia pun bertekad untuk terus menekuni hobi karatenya itu. Rencananya, ia akan mengikuti kejuaraan internasional lagi pada Juni 2026 mendatang dengan target utama meraih medali emas.**
