KUDUS, ZONANEWS.ID – Lazismu Kudus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Salah satunya dengan mengikuti Sekolah Amil Kelas Fundraising Digital yang digelar Lazismu Wilayah Jawa Tengah di Hotel Candi Indah, Semarang, pada 26–28 Januari 2026.
Program ini menjadi upaya strategis Lazismu dalam meningkatkan kapasitas sumber daya amil agar mampu mengoptimalkan penghimpunan dana melalui platform digital.
Kegiatan tersebut diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri dari kepala divisi fundraising dan staf media Lazismu se-Jawa Tengah, serta perwakilan Lazismu dari Kalimantan Timur, Sumatra Barat, Bangka Belitung, dan Gorontalo.
Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menjawab tantangan pengelolaan dana umat di era digital.
“Sekolah Amil Kelas Fundraising Digital ini bertujuan mengoptimalkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah berbasis teknologi, sekaligus memperkuat citra Lazismu sebagai lembaga yang profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Pada puncak kegiatan, Selasa, 27 Januari 2026 peserta menerima materi dari Pusat Syi’ar Dakwah Muhammadiyah PP Muhammadiyah Yogyakarta.
Salah satu narasumber, Erwan Sudiwijaya menekankan pentingnya peran website dalam strategi fundraising digital.
“Website bukan hanya tempat memajang informasi, tetapi menjadi pusat branding lembaga sekaligus sarana utama penghimpunan dana secara daring. Karena itu, pengelolaannya harus profesional agar mampu menumbuhkan kepercayaan publik,” jelas Erwan.
