Lewat Pentas Mega-Mega, Teater Satoesh Angkat Kisah Orang-Orang Terpinggirkan

Teater Satoesh Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus menggelar Pentas Produksi 2026 dengan membawakan naskah Mega-Mega karya Arifin C. Noer. (Foto: Istimewa)

“Karena ini sering kali terlihat di sekeliling kita. Ingin melihatkan kepada masyarakat bahwa di sekitar kita ini ada segerombolan orang-orang yang dipinggirkan,” ungkap Nur Rohman.

Di atas panggung, para aktor membawakan karakter masing-masing melalui dialog, gestur, dan adegan yang menggambarkan kehidupan serta pergulatan para tokoh dalam Mega-Mega.

Selain menghadirkan karya Arifin C. Noer, Pentas Produksi 2026 menjadi bagian dari proses regenerasi Teater Satoesh.

Bacaan Lainnya

Keterlibatan anggota angkatan 2024 dan 2025 menjadi kesempatan bagi para anggota untuk mengasah kemampuan sekaligus memperoleh pengalaman dalam sebuah produksi teater.

Ketua Umum Teater Satoesh, Muhammad Misbahul Munir, berharap pementasan mendatang dapat menjadi ruang bagi Teater Satoesh untuk terus berkembang dan menghadirkan karya yang lebih baik.

“Harapannya untuk kedepan, Teater Satoesh dapat lebih maju dan berkembang, pementasan-pementasan berikutnya lebih keren dan mantap,” pungkas Misbah. ***