KPA Kudus Catat 108 Kasus HIV dalam Enam Bulan, Kelompok Lelaki Suka Lelaki Masih Jadi PR

Ilustrasi. Pita merah sebagai tanda HIV. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Oleh sebab itu, persoalan HIV di kalangan penyuka sesama jenis masih menjadi PR bagi KPA. Tidak semua pihak yang dicurigai memiliki perilaku menyimpang mengakui bahwa status mereka, bahkan hingga mereka dinyatakan positif HIV.

“Secara perilaku, karena perilakunya itu menyimpang. Mau tidak mau dan kita harus sadari bahwa itu menyimpang. Itu perilaku seks yang berisiko, jadi untuk penanganan kasus demikian memang membutuhkan kerja ekstra,” tegasnya.

Lebih lanjut, selain faktor orientasi sesama jenis, Eni mengingatkan bahwa penularan HIV juga sangat erat kaitannya dengan praktik hubungan seksual yang tidak aman secara umum.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, edukasi mengenai pencegahan dan risiko penularan penyakit menular seksual harus digalakkan secara menyeluruh tanpa hanya memandang satu faktor risiko saja.

“Yang namanya seks berisiko adalah seks menyimpang dan seks yang tidak memakai kondom. Jadi seks berisiko itu tidak hanya di faktor risiko homoseks saja. Edukasi ini yang terus kita gaungkan kepada masyarakat,” pungkasnya. ***