KUDUS, ZONANEWS.ID – Persiapan Tarung Derajat Kabupaten Kudus menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah (Jateng) 2026 terus dimatangkan.
Delapan atlet yang akan memperkuat kontingen Kudus kini telah mencapai tingkat kesiapan sekitar 85 hingga 90 persen.
Memasuki tahap akhir persiapan, tim pelatih memfokuskan program latihan pada pemantapan teknik dan kesiapan mental para petarung.
Selain itu, kondisi fisik atlet juga terus dijaga agar seluruh atlet dapat tampil dalam kondisi terbaik saat pertandingan berlangsung.
Ketua Tarung Derajat Kabupaten Kudus, Indra Purbaya, mengatakan program latihan saat ini diarahkan untuk menyempurnakan berbagai kemampuan yang telah dibangun selama masa persiapan.
“Kalau untuk persiapan, saat ini kurang lebih sudah mencapai 85 sampai 90 persen. Tinggal bagaimana kami memantapkan mental dan mengoptimalkan teknik para atlet agar kesalahan-kesalahan saat bertanding bisa diminimalisir,” kata Indra, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Menurutnya, tahap akhir persiapan juga membutuhkan perhatian khusus terhadap kondisi para atlet. Tim pelatih berupaya mengatur intensitas latihan agar kemampuan tetap meningkat tanpa mengabaikan risiko cedera menjelang Porprov.
“Kondisi atlet juga harus benar-benar kami jaga. Jangan sampai saat persiapan sudah matang, justru ada atlet yang mengalami cedera menjelang pertandingan,” ujarnya.
Pada Porprov Jawa Tengah 2026, Tarung Derajat Kudus akan menurunkan delapan atlet yang terdiri atas lima petarung putra dan tiga petarung putri.
Lima atlet putra yang dipersiapkan adalah Fahrul Arya di kelas 49–52 kilogram, Rizal Fariq kelas 55–58 kilogram, Akhmad Syaifudin kelas 61–64 kilogram, Rafi Syani Pahlevi kelas 64–67 kilogram, serta M Ari Susendra di kelas 75–80 kilogram.
Sementara dari sektor putri, Kudus diperkuat Melania Bilqis di kelas di bawah 50 kilogram, Vinka Widyaningrum kelas 50–54 kilogram, dan Karuna Ingtyas Putranti di kelas 62–66 kilogram.
Dengan komposisi tersebut, Tarung Derajat Kudus memasang target tiga medali emas pada ajang olahraga tingkat Provinsi Jawa Tengah itu.
Indra menyebut target tersebut cukup realistis karena mengacu pada pencapaian tim saat mengikuti babak kualifikasi Porprov sebelumnya.
