Kenduren Hari Jadi Kudus Maju ke 23 Agustus 2026, Disbudpar Sebut sebagai “Wiwit”

Ilustrasi. Acara kenduren massal dalam rangka Hari Jadi ke-474 di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. (Foto: Zonanews.id)

KUDUS, ZONANEWS.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus memajukan pelaksanaan Kenduren Massal dalam rangka Hari Jadi Kota Kudus ke-477 menjadi Minggu malam, 23 Agustus 2026.

Momen yang selama ini identik digelar pada malam 22 September tersebut, tahun ini menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan hari jadi atau “wiwit” untuk usia Kabupaten Kudus yang ke-477.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Abdul Halil, menjelaskan bahwa perubahan jadwal tersebut merupakan bagian dari masa transisi menuju rekonstruksi Hari Jadi Kudus.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kenduren tahun ini bukan lagi menjadi penghujung, melainkan pembuka seluruh rangkaian perayaan.

“Ini dalam bahasa Jawanya wiwit. Jadi tanggal 23 Agustus menjadi awal rangkaian Hari Jadi Kudus, dimulai dengan acara kenduren,” ujar Abdul Halil, Jumat, 10 Juli 2026.

Sebelum pelaksanaan kenduren, Pemkab Kudus bersama Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus (YM3SK) dan PT Sukun akan menggelar Seminar Rekonstruksi Hari Jadi Kudus pada 27 Juli 2026 di Tajug Menara Kudus.

Seminar tersebut menjadi forum untuk membahas hasil kajian mengenai penetapan sejarah Hari Jadi Kudus.

“Hasil seminar rekonstruksi hari jadi nantinya akan disampaikan kepada masyarakat saat kenduren pada 23 Agustus. Penyampaiannya direncanakan oleh Bupati Kudus, DPRD, dan Yayasan Menara Kudus,” katanya.

Abdul Halil mengatakan, hasil seminar tersebut selanjutnya akan menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) mengenai Hari Jadi Kudus. Dengan demikian, penetapan tanggal peringatan ke depan memiliki landasan akademik dan hukum yang lebih kuat.