KUDUS, ZONANEWS.ID – Kisah malang dialami oleh Kusrin (79) asal Desa Barongan RT2/RW3, Kecamatan Kota, Kudus, Jawa Tengah. Kakek ini hidup sebatang kara disebuah gubuk kecil yang berukuran 4 x 6 meter.
Gubuk kecil Kusrin itu berada di tengah kota yang tidak jauh dari kantor Pedapa Kabupaten Kudus.
Dari pantauan media ini, kondisi gubuk yang ditinggali oleh kakek tersebut sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, gubuk itu sebagian besar terbuat dari bambu dan bagian dari didingnya miring nyaris roboh. Sehari-hari, kakek Kusrin tersebut bekerja sebagai buruh harian lepas.
“Saya tinggal sendiri sudah lama, kira-kiralebih dari sepuluh tahun. Rumah yang tak tinggali ini ukurannya 4 x 6 meter,” ujar Kusrin saat ditemui awak media di rumahnya, Selasa, 15 November 2022.
Kakek 79 tahun itu pun mengaku, hidup dari pekerjaan serabutan asalkan bisa untuk makan sehari-hari. Sementara itu, untuk aliran listrik yang berada di rumah gubuk kecilnya itu, ia mengaku mendapatkan saluran dari saudaranya.
“Saya buruh sembarang penghasilan cukup untuk makan. Aliran listrik dari saudara, kalau mandi numpang ke saudar,” jelas dia.
Meski gubuk kecilnya itu sudah hampir rubuh, kakek Kusrin mengaku saat hujan atap gubuknya tersebut tidak bocor.
