KUDUS, ZONANEWS.ID – Balai Pelatihan Kerja (BLK) pada Dinas Tenaga Kerja, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disnakerperinkop dan UKM) Kabupaten Kudus menyelenggarakan 80 pelatihan kerja.
Pelatihan digelar dengan memanfaatkan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) milik Kabupaten Kudus senilai Rp 16,1 miliar
Ada sekitar 4.496 warga Kudus mengikuti pelatihan tersebut. Salah satu pelatihan yang diberikan adalah kerja menjadi front office atau penerima tamu.
Pelatihan front office ini diketahui bekerjasama dengan Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Dipcom yang terletak di Desa Tenggeles, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus.
Ada 32 orang yang mengikuti pelatihan front office dari program BLK Kudus tersebut. Sejumlah peserta itu terbagi dalam dua kelas, dengan 16 orang kelas pagi dan 16 orang sisanya kelas siang. Di mana masing-masing mengikuti pelatihan selama 5 jam.
Direktur LPK Dipcom, Eko Fajar Supriyanto (41) mengungkapkan ada berbagai keahlian yang diajarkan bagi para peserta. Mulai dari cara pengoperasian Microsoft word, Microsoft Excel, Powerpoint, hingga cara mencetak data dari masing-masing Microsoft tersebut.
Kata Fajar, pelatihan ini telah dimulai sejak 5 Agustus 2022 lalu. Sedangkan besok, 19 Agustus 2022 jadi hari terakhir sekaligus penutupan pelatihan.
“Jadi selama melakukan pelatihan, mereka terus diajari menjadi seorang front office. Lima hari terakhir ini kami juga ajari untuk mencetak data dari Microsoft Excel yang kebanyakan orang tidak bisa. Terus diulang sampai mereka bisa,” kata Fajar saat dimintai keterangan zonanews.id, Kamis, 18 Agustus 2022.
