Oleh karena itu, Satgas PPKS hadir sebagai respon nyata dan tekad yang kuat untuk membantu memberantas masalah yang tidak dapat lagi diabaikan tersebut.
“Pencegahan dan penanganan kekerasan seksual bukanlah tugas yang dapat dilakukan seorang diri, melainkan upaya kolaboratif yang melibatkan semua lapisan masyarakat,” jelasnya.
Pihaknya bersama anggota terlantik berkomitmen mengajak seluruh anggota Satgas PPKS serta semua civitas akademika UMK untuk bekerja sama menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan penghargaan terhadap martabat setiap individu.
Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan akan mampu menciptakan perubahan nyata dan suasana akademik yang nyaman serta terhindar dari kekerasan seksual di lingkungan Universitas Muria Kudus.
“Mari kita bersama-sama berkomitmen, bekerja keras, dan memberikan yang terbaik bagi civitas akademika UMK dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual,” tegasnya. ***
