Ibu-ibu Lansia Semangat Ikut Pelatihan di Dinas Arpusda Kudus, Sebut Bisa Tambah Imun

Kepala Dinas Arpusda Kudus, Sam'ani Intakoris saat mendampingi kelas pelatihan merajut bersama ibu-ibu. (MIA)

“Peserta rajut itu yang 10 ada yang 7 orang, tiap hari Jumat kita jadwalkan rutin, dan kegiatan terus-menerus selama masih ada yang minat,” tandasnya.

Sementara itu, instruktur kelas merajut, Wahyu Lianti menambahkan, kegiatan merajut bagi lansia sangat bermanfaat karena bisa melatih fokus agar tidak mudah pikun.

Disamping itu, ibu-ibu lansia yang ikut mengaku kelas merajut ini dapat menambah imun, karena sering berinteraksi dan beraktivitas bersama yang lainnya. Pihaknya juga terbuka bisa ingin berdiskusi soal hal apapun.

Bacaan Lainnya

“Kelas merajut sudah berjalan 2 tahunan ini, sudah banyak peserta dan sudah ada yang menghasilkan,” kata Ayu, sapaan akrab instruktur merajut ini, Jumat, 4 Agustus 2023.

Pada kelas merajut kali ini, Ayu mengajari bagaimana cara membuat tas, tempat botol minum, hingga barang rajut yang menggunakan jaring. Teknik yang Ia ajarkan adalah teknis merajut dasar.

“Yang saya ajarkan itu yang dasar, kalau sudah bisa dan tetap ingin ikut kelas nanti bisa sharing,” tambahnya.

Sejauh ini, hasil merajut dari kelas pelatihan juga beberapa telah dipasarkan. Bahkan, bila Ayu mendapatkan pesanan, Ia tak segan untuk membaginya kepada para peserta pelatihan yang sudah terampil.

“Ini pasarnya sudah sampai Kalimantan, kalau ada yang pesan banyak seperti itu biasanya saya share ke teman-teman, karena rajut kan handmade juga jadi tidak bisa cepat,” pungkasnya. ***