“Panitia juga menyertakan catalog di setiap lukisan yang ditulis oleh pelukisnya sendiri. Selain itu juga ada pameran video mapping yang dapat dijumpai pada televisi yang dipampang,” tambah Amrul.
Berbagai teater dan pertunjukan juga ditampilkan selama dua hari dalam acara FESTWOSIX. Amrul menyebut, mulai dari teatrikal, musikalisasi puisi, musik, tari, monolog hingga pementasan teater dari banyak komunitas.
“Ada KSB-ESA, Holly School, Sycho Wayne dari, KSK Wadas yang juga dsri Semarang, Teater Lucentia UMKU, Sanggar Ciptoning Asri, Teater Bengkel Seni, Teater Getar Salatiga hingga Teater Kaged dari Madura,” katanya menyebutkan para penampil.
Pada puncaknya, ia mengundang Mike Marjinal untuk melantunkan shalawat bersama seluruh penonton. Bukan lagu punk yang dinyanyikan, sebab konsep yang diusungadalah memperingati perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Malam Satu Babak Membedah Sastra Burdah kemudian dilanjut spesial guest star acara FESTWOSIX Mike Marjinal yang disajikan dalam lantunan sholawat,” pungkasnya. (***)
*Penampilan mike marjinal menggetarkan panggung di Gor IAIN Kudus dengan lantunan sholawat
*Penonton tampak mengamati venue di Pameran senirupa Festwosix Teater Satoesh
