KUDUS, ZONANEWS.ID – Paguyuban pedagang Car Free Day (CFD) di Kabupaten Kudus bernego dengan Dinas Perdagangan setempat agar pelaksanaan CFD tetap berlangsung pada pekan ini atau Minggu, 8 Januari 2026.
Sebelumnya, Dinas Perdagangan telah menetapkan Car Free Day akan mulai libur per tanggal 8 Januari hingga 31 Maret 2026. Hal ini menyusul akan digelar Tradisi Dandangan di sepanjang Jalan Sunan Kudus mulai Sabtu, 7 Januari 2026.
Permintaan Paguyuban Pedagang CFD pun dikabulkan oleh pihak dinas terkait. Libur CFD dalam rangka menyambut Tradisi Dandangan sekaligus Bulan Suci Ramadan dan Hari Raya Idulfitri dimulai pada 15 Januari 2026.
“Car Free Day diliburkan sampai Bulan Ramadan selesai, karena mereka yang berjualan di CFD hampir 50 persen ikut dandangan,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Eko Hari Djatmiko.
Ia menerangkan bahwa Tradisi Dandangan merupakan agenda rutin yang memberikan dampak nyata pada sektor budaya dan ekonomi di Kabupaten Kudus. Ratusan pedagang menggelar lapak dan ribuan pengunjung menyerbu.
Tradisi Dandangan sendiri diselenggarakan selama sepuluh hari sebelum penetapan tanggal 1 Bulan Ramadan. Namun, tahun ini dilangsungkan lebih lama dari tahun-tahun sebelumnya, yakni selama 12 hari atau mulai 7 – 18 Februari 2026.
“Untuk seremonial pembukaan akan dilakukan pada hari Senin, 9 Februari 2026. Tapi pada Sabtu (7 Februari 2026) sudah siap dan sudah bisa dikunjungi oleh masyarakat,” tuturnya.
Dengan waktu pelaksanaan yang lebih lama, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus membidik agar para pedagang bisa “mremo” di malam minggu selama dua kali. Dengan begitu, perputaran ekonomi juga diharapkan turut meningkat.
“Untuk lapak kita sediakan ada 527 lapak, mulai dari Jalan Sunan Kudus yang di Alun-alun sampai Perempatan Jember. Tapi jumlah pedagang bisa saja sampai 800 atau 1.000 (pedagang), yang berjualan di sekitaran dandangan,” tambahnya.
Operasional dandangan sendiri akan dibuka mulai pukul 16.00 hingga 23.00 WIB. Pemkab Kudus telah menyiapkan sejumlah pos keamanan untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat, puluhan WC portable dan tong sampah.
Sementara itu, Managing Director Dandangan, Anjas Pramono menambahkan, persiapan pendirian lapak telah dimulai tadi malam, Kamis, 5 Januari 2026. Persiapan akan dilakukan selama dua hari atau hingga hari ini, Jumat, 6 Januari 2026.
Ada beberapa produk yang akan dijajakan dalam lapak dandangan, mulai kuliner, fashion, aksesoris, gerabah dan lainnya. Khusus untuk lapak fashion, disiapkan sebanyak 48 lapak yang mayoritas akan diisi oleh brand fashion lokal Kudus. ***
