“Kalau sudah ada gejalanya, segera periksakan ke puskesmas atau rumah sakit, jangan ditunggu sampai parah,” tekannya.
Adapun beberapa gejala DBD yang harus diketahui, antara lain, panas dan demam lebih dari tujuh hari, muncul bintik kemerahan, mual, sakit kepala dan badan lemas.
Kemudian, untuk peringatan DBD parah yakni ketika sudah merasakan sakit perut, muntah, pendarahan dari hidung, muntah darah, dan badan terasa berat.
“Untuk antisipasi dini yang bisa dilakukan oleh masing-masing individu adalah dengan menguatkan PSN dan 3M,” tandasnya.
Lebih lanjut, untuk 19 puskesmas yang telah memiliki alat tes cepat DBD, antara lain, Puskesmas Kaliwungu, Sidorekso, Wegu Wetan, Purwosari, Rendeng, Jati, Ngembal Kulon, Undaan, Ngemplak, dan Mejobo, Jepang, Jekulo, Tanjungrejo, Bae, Dersalam, Dawe, Rejosari, Gribig, dan Gondosari. ***
