Ia menegur sejumlah orang yang berada di lokasi, dan meminta untuk memadamkan api tersebut.“Tadi saya sudah komunikasi dengan teman bupati/ wali kota di mana daerahnya dilewati tol, hentikan, dekati warga untuk tidak boleh membakar jerami atau sejenisnya. Karena ini yang menjadi persoalan,” ujarnya beberapa waktu lalu.
Selain itu, Ganjar juga sudah memerintahkan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah untuk turun, dan bekerja sama dengan pengelola tol serta kepolisian. Hal itu untuk mengecek titik-titik potensi adanya pembakaran.
“Agar mengecek titik-titiknya, di mana kalau perlu dalam kondisi hasil panen mulai selesai sekarang, dan tanahnya mau diolah biasanya secara tradisional mereka membakar. Ini bisa dicek,” tuturnya.
Ganjar meminta pengawasan dilakukan secara detil. Bahkan, jika perlu menggunakan drone.
“Mungkin butuh drone untuk mengecek, bisa tahu titik apinya di mana, hentikan, dan edukasi masyarakat. Kalau tidak bisa, (dapat) membahayakan seperti kemarin,” tandasnya.***
