Atas prestasi yang didapat Firsty, Hartopo berharap bisa menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya di Kudus. Pihaknya juga berpesan pada Firsty untuk selalu rendah hati dan tidak sombong dengan apa yang dicapainya.
“Jangan jumawa, mudah-mudahan bisa menjadi motivasi dan semangat ke depan,” pesan Hartopo.
Sementara itu, Firsty mengaku sangat berterimakasih dengan sambutan hangat yang diberikan padanya. Ia secara pribadi sangat bangga dan bersyukur menjadi seorang paskibraka tingkat nasional dan membawa nama Kabupaten Kudus.
“Tentang bagaimana saya dan dari mana asal saya, jadi tidak boleh melupakan asal saya. Saya akan kembali ke tempat asal saya. Terimakasih kepada bapak bupati, teman-teman yang selalu mensupport saya dan juga orang tua yang selalu membimbing dan mendidik saya,” ungkap Firsty.
Pengalaman berharga yang didapatkannya pun tidak akan pernah dilupakan. Rasa gugup, gemetar, dan bangga yang menjadi satu saat membawa baki bendera akan selalu diingatnya, sebagai pengalaman yang paling berkesan selama hidupnya. ***
