Festival SenengSoccer di Kudus, Kenalkan Ekosistem Sepak Bola Putri sejak Usia 6-8 Tahun

Para peserta Festival Seneng Soccer secara individual diajak bermain bola dengan cara melewati tiga macam rintangan yang mencakup latihan lari, ketangkasan, melompat, melempar dan menggiring bola. (Foto: Siti Islamiyah/Zonanews.id)

Senada, Head Coach MilkLife Soccer Challenge Timo Scheunemann mengatakan pelaksanaan Festival SenengSoccer menjadi tahap awal pengenalan latihan fisik dan teknik dasar dalam bermain sepak bola yang dikemas secara menyenangkan.

Para peserta diajak bermain bola dengan cara melewati tiga macam rintangan, yakni latihan lari, ketangkasan, melompat, melempar dan menggiring bola. Peserta dinilai berdasarkan catatan waktu tercepat dalam menyelesaikan semua permainan.

“Festival SenengSoccer merupakan stimulus agar para putri KU 8 mengenal sepak bola. Rintangan yang dibuat sebenarnya latihan koordinasi dari teknik, kecepatan, dan endurance yang terpadu,” terangnya.

Bacaan Lainnya

Selama dua hari penyelenggaraan, Festival SenengSoccer diikuti total 185 peserta yang berasal dari 32 sekolah tingkat MI atau SD dan TK atau KB.

Fara Arsy Anindita jadi peserta tercepat menyelesaikan permainan dengan waktu 37,50 detik. Siswi kelas 2 dari SD 1 Pedawang itu lincah melumat semua tantangan dengan percaya diri. Dia bahkan jadi satu-satunya wakil sekolahnya di Festival Senengsoccer.

“Aku dari kelas 1 diajak pak guru untuk ikut latihan seminggu sekali. Memang suka, tantangannya mudah dilakukan karena memang sudah sering berlatih,” ucap Fara yang kini berusia 7 tahun.

Pelatih SD 1 Pedawang Anam Prastyo pun telah melihat potensi Fara sejak duduk di kelas 1, sehingga dipercaya untuk memperkuat tim KU 10 pada MilkLife Soccer Challenge – Kudus Seri 3 2024 pada September lalu.

“Festival seperti ini merupakan akar bagi para siswi untuk bisa bermain sepak bola yang nantinya berlanjut ke jenjang selanjutnya. Saya harap Festival SenengSoccer bisa sering diadakan,” kata Anam.

Daftar pemenang Festival SenengSoccer
Juara 1: Fara Arsy Anindita – SD 1 Pedawang
Juara 2: Syayidah Nafisah Maharani – SD NU Tanwirul Qulub
Juara 3: Erinka Nadhira Almahyra – SD 1 Jepang