Dikatakannya, Kegiatan Estafet Tunas Kelapa ini melibatkan perjalanan jalan kaki dengan membawa berbagai atribut seperti bendera Merah Putih, bendera pramuka, dan tunas kelapa. Atribut-atribut tersebut diserahkan secara estafet untuk menandakan kesinambungan dan semangat dalam Gerakan Pramuka.
“Sebagai simbol untuk menandakan kesinambungan dan semangat dalam Gerakan Pramuka,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Mawar Anggraeni juga menyampaikan pesan penting dari Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Pesan tersebut ialah ajakan kepada seluruh anggota Pramuka untuk berupaya menempatkan diri sesuai dengan peran masing-masing dalam memberikan pelayanan dan kebahagiaan kepada sesama, masyarakat, bangsa, dan ibu pertiwi melalui Gerakan Pramuka.
“Kepada seluruh anggota Pramuka, tempatkanlah diri sesuai dengan peran masing-masing. Ini pesan dari Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Jawa Tengah,” pesannya.
Dengan tongkat Estafet Tunas Kelapa sebagai simbol, Kwarcab Kudus berkomitmen untuk terus memberikan yang terbaik dalam mendukung misi dan nilai-nilai Gerakan Pramuka.
“Ini adalah momen bersejarah yang menandai semangat gotong royong dan komitmen Kwarcab Kudus dalam Gerakan Pramuka di wilayah Jawa Tengah,” pungkasnya. ***
